Pages - Menu

Sabtu, 30 Juli 2022

INDUSTRI HULU MIGAS DIDORONG UNTUK OPTIMALKAN PRODUK TURUNAN

IQPlus, (28/7) - Orientasi pemanfaatan minyak dan gas bumi yang mulai bergeser seiring dengan komitmen global untuk mencapai target netralitas karbon mendorong industri hulu migas untuk dapat mengoptimalkan aneka produk turunan.

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan salah satu pemanfaatan produk hulu migas adalah untuk kebutuhan petrokimia.

"Kita akan orientasikan produk migas untuk industri petrokimia, sehingga di midstream tidak hanya mengolah crude menjadi bahan bakar minyak, tapi juga petrokimia," ujarnya saat menghadiri Forum Kapasitas Nasional II di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis.

Sugeng menjelaskan bahwa produk petrokimia yang paling krusial dari industri hulu migas adalah parasetamol.

Menurutnya, impor bahan-bahan parasetamol saat ini masih cukup besar padahal kebutuhannya terbilang tinggi untuk pengobatan. Kondisi ini harus bisa diatasi dengan peningkatan produksi migas terutama produk turunan.

Kebutuhan impor petrokimia Indonesia mencakup 40 persen total volume ekspor adalah produk petrokimia industri. Obat parasetamol dibuat dari turunan gas.

"Kapasitas nasional industri hulu migas harus bisa menjawab kebutuhan migas yang besar. Momentum tersebut bisa dimanfaatkan dengan mempercayakan kemampuan perusahaan lokal dalam kegiatan operasi hulu migas," kata Sugeng. (end/ant)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/market_news/ekom-industri-hulu-migas-didorong-untuk-optimalkan-produk-turunan,08164237.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar